Banyak yang beranggapan komputer lemot itu pasti karena speknya kurang mumpuni. Memang betul, prosesor dan RAM yang ketinggalan zaman bisa jadi biang kerok. Tapi tunggu dulu! Sebelum buru-buru ganti komputer baru, coba deh perhatikan beberapa hal ini. Bisa jadi, masalahnya bukan di hardware-nya, tapi ada "penumpang gelap" yang bikin performa komputermu jadi ngos-ngosan.
Salah satu biang keladi yang sering terlupakan adalah software yang menumpuk. Install aplikasi sana-sini, akhirnya jadi sarang program yang jarang dipakai. Belum lagi, program-program yang berjalan otomatis di latar belakang, ikut menyedot sumber daya tanpa sepengetahuan kita. Coba deh rajin-rajin bersih-bersih aplikasi yang sudah tidak terpakai, dan atur aplikasi mana saja yang boleh "numpang" saat komputer dinyalakan.
Selain itu, jangan lupakan pentingnya merawat kesehatan hard drive atau SSD. Data yang terlalu penuh bisa memperlambat kinerja penyimpanan. Coba deh rutin defrag (untuk HDD) atau optimalkan (untuk SSD) untuk mengatur ulang data agar lebih teratur. Jangan lupa juga, hindari menyimpan file-file besar yang jarang dibuka di drive sistem operasi (biasanya drive C).
Terakhir, perhatikan kebersihan fisik komputer. Debu yang menumpuk di dalam casing bisa menghambat sirkulasi udara dan membuat komponen komputer jadi panas. Panas berlebih bisa menurunkan performa dan bahkan merusak hardware. Jadi, sesekali buka casing dan bersihkan debu dengan hati-hati menggunakan kuas atau vacuum cleaner khusus komputer. Dengan perawatan sederhana, komputermu bisa kembali lancar jaya tanpa perlu merogoh kocek untuk upgrade!